" DEDE YUSUF - LAKSAMANA , BEKERJA SEPENUH HATI"

Kamis, 02 Agustus 2012

Pelayanan Kesehatan Harus Makin Berkualitas dan Murah


Rabu, 1 Agustus 2012 | 14:51 WIB dimuat dalam BeritaBerita NasionalHeadlineKabar Terkini r


Presiden Doktor Susilo Bambang Yudhoyono (presidenri.go.id)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan rapat koordinasi di Gedung Adhyatama, kompleks Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (1/8) pukul 10.00 WIB. Rapat membahas upaya bersama pemerintah untuk membangun kesehatan di Indonesia.
Dalam pengantar rakor, Presiden SBY menyebutkan bahwa falsafah pembangunan kesehatan kita adalah mewujudkan masyarakat yang sehat. “Maka tindakan pencegahan dan berbagai upaya untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga itu menjadi sangat penting,” kata Presiden SBY.
Agar falsafah dan kebijakan pemerintah ini sampai ke desa, lanjut Presiden, maka peran Puskesmas penting. Puskesmas harus memastikan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan terpelihara dengan baik. Pemerintah, ujar Presiden SBY, ingin terus meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga menjadi berkualitas, mudah dijangkau, dan murah, bahkan gratis bagi yang kurang mampu. “Itulah prinsip-prinsip dasar bagi pelayanan kesahatan,” SBY menegaskan. 
Presiden juga bertekad untuk memberikan rasa ketenangan dan ketenteraman dalam kehidupan masyarakat, khususnya golongan miskin. “Negara ini telah melangkah dan menancapkan tonggak baru dengan diberlakukannya, mulai 1 Januari 2014, BPJS pada sektor kesehatan. Ini harus disiapkan dengan sungguh-sungguh,” ujar Presiden.
Investasi awal untuk anggaran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) tersebut memang cukup besar, sekitar Rp 25 triliun. Namun Presiden yakin investasi tersebut akan membawa banyak hal baik. “Karena rakyat kita akan memiliki kepastian, kalau sakit akan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” Presiden meyakinkan.
Selain Menkes Nafsiah Mboi, turut hadir diantaranya Menteri LH Balthasar Kambuaya, Mendikbud Mohammad Nuh, dan Menteri PU Djoko Kirmanto.

Rakor di Kemenkes ini merupakan rakor kelima dalam safari Ramadan yang dilakukan Presiden SBY ke lembaga dan kementerian untuk memastikan program pemerintah dijalankan dengan baik. Sebelumnya, Presiden melakukan rapat di Kejaksaan Agung, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (presidenri/dik) Sumber http://www.demokrat.or.id

1 komentar: